Tawasul sebagai sebuah praktik spiritual yang sering kali menjadi ruang dialektika namun merupakan jantung dari tradisi tasawuf. Di tengah era modern yang didominasi oleh materialisme dan rasionalitas kering, banyak jiwa mengalami kekeringan spiritual dan krisis jati diri. Tawasul hadir bukan sekadar sebagai ritual formal atau permohonan melalui perantara, melainkan sebagai sebuah "Ekspresi Interaksi Rohaniah" yang menghubungkan hamba dengan Penciptanya melalui bimbingan para kekasih Allah.
Buku ini secara khusus menelusuri pemikiran mendalam KH. Muhammad Luthfi Ghozali, seorang ulama kontemporer yang merekonstruksi tawasul sebagai sebuah "teknologi spiritual" (shulthon). Melalui karyanya, beliau mengajarkan bahwa untuk menemukan jati diri yang sejati, seorang hamba memerlukan bimbingan seorang mursyid yang berfungsi sebagai "bapak rohani" dan "dokter jiwa". Mursyid adalah wasilah yang membantu murid menyeberangi "Dua Samudera"—alam materi dan alam ruhani—guna mencapai kedekatan (wushul) yang hakiki kepada Allah SWT.
Dalam buku ini, pembaca akan diajak memahami tawasul mulai dari landasan normatif dalam Al-Qur'an dan Hadis, hingga analisis mendalam mengenai mekanisme rabithah (pertalian batin) dan pencapaian Ilmu Laduni atau Ilmu Mukasyafah. Penulis berharap karya ini dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya khazanah tasawuf amali dan menjadi solusi spiritual bagi masyarakat dalam menghadapi kecemasan hidup modern.
Judul: Tawasul sebagai INnteraksi Ruhaniah: Studi Pemikiran Tasawuf KH. Muhammad Luthfi Ghozali
Penulis: Muhamad Fatoni
Dimensi: 14 x 21 cm
Tebal: viii + 108 hlm
ISBN:
Format: PDF