Buku Spiritualitas dan Rasionalitas: Islam, Budaya Lokal, dan Arah Pengembangan Ilmu Pengetahuan hadir sebagai upaya reflektif dan kritis untuk membaca kembali relasi antara akal dan iman dalam konteks kehidupan kontemporer. Buku ini berangkat dari keyakinan bahwa dikotomi antara spiritualitas dan rasionalitas bukanlah keniscayaan, melainkan konstruksi historis dan epistemologis yang dapat—dan perlu—ditinjau ulang. Dalam tradisi Islam, akal dan iman tidak ditempatkan dalam relasi yang saling meniadakan, tetapi justru saling meneguhkan. Akal dipandang sebagai anugerah Tuhan untuk memahami realitas, sementara iman dan spiritualitas memberikan orientasi nilai agar akal digunakan secara bertanggung jawab.
Lebih jauh, buku ini menegaskan bahwa pembahasan tentang spiritualitas dan rasionalitas tidak dapat dilepaskan dari konteks budaya. Islam tidak hadir di ruang hampa, melainkan selalu berinteraksi dengan kebudayaan lokal tempat ia tumbuh dan berkembang. Budaya lokal—seperti yang terlihat dalam berbagai tradisi masyarakat Nusantara—menjadi ruang dialektis tempat nilai-nilai Islam berakulturasi, diinternalisasi, dan diwujudkan dalam praktik sosial. Dalam proses ini, spiritualitas Islam tidak kehilangan esensinya, justru menemukan bentuk ekspresi yang kontekstual, membumi, dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
Judul: Spiritualitas dan Rasionalitas: Islam, Budaya Lokal, dan Arah Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Penulis: M. Rudi
Cahyono,S.Sos.,M.I.Kom.
Dr. Imam Muttaqin, S. Th.I., M.Si.
Dimensi: 14x21,0cm
Tebal: viii +373 hlm
ISBN:
Format: PDF