Buku ini disusun dengan alur pemikiran yang
komprehensif, dimulai dari pengenalan mendalam terhadap identitas Desa Kemiren.
Sebagai lokus utama, Kemiren tidak hanya dipandang dari batasan geografis,
namun juga melalui denyut ekonomi, pola sosiologis, hingga ragam budaya seperti
Gandrung, Barong, dan Mocoan Lontar Yusup yang membentuk
religiusitas lokal masyarakatnya.
Inti dari buku ini adalah membedah evolusi
Tumpeng Sewu. Pembaca diajak untuk menelusuri akar sejarah melalui tutur lisan
serta prosesi sakral seperti Mepe Kasur dan Barongan yang menjadi
jiwa ritual ini sejak masa lampau. Namun, fokus utama yang ingin disampaikan
adalah mengenai transformasi. Bagaimana sebuah ritual yang awalnya bersifat
internal dan sakral, kini melampaui makna tradisionalnya menjadi sebuah gelaran
wisata inklusif yang menawarkan nuansa baru bagi pariwisata Banyuwangi tanpa
kehilangan esensi egaliternya.
Lebih jauh, buku ini memotret implikasi
nyata dari transformasi tersebut terhadap urat perubahan masyarakat, mulai dari
pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas ekonomi yang membawa
warga menuju kemerdekaan pendapatan.
Judul: Ritual dan Gelaran Wisata: Transformasi Fungsi Tumpeng Sewu Pada Masyarakat Kemiren Banyuwangi
Penulis: Hendra Afiyanto, Hervina Nurullita, Bagus Setiawan
Dimensi: 14 x 21 cm
Tebal: viii + 124 hlm
ISBN: 978-634-04-6837-3
Format: PDF